Progres pembangunan RSUD Sidoarjo Barat selesai , kini konsen pemenuhan kebutuhan SDM.


Progres pembangunan RSUD Sidoarjo Barat selesai , kini konsen pemenuhan kebutuhan SDM.

Reporter : Novem S

RSUD Sidoarjo Barat

Redaksi Jatim Sidoarjo – Setelah tahab pembangunan fisik RSUD Sidoarjo Barat atau lebih dikenal RSUD Krian rampung, saat ini rencana operasional RSUD Sidoarjo, di Krian, terus dimatangkan pemkab Sidoarjo. Pembahasan tentang penyediaan sumber daya manusia (SDM) telah tuntas dilakukan. Untuk dapat segera melayani masyarakat, dibutuhkan lebih dari 200 pegawai. Baik tenaga kesehatan maupun pegawai penunjang.

Mereka terdiri atas para pegawai dengan status aparatur sipili negara (ASN) maupun non-ASN atau pegawai lepas harian (PLH). Termasuk pegawai mutasi dari rumah sakit maupun dinas kesehatan (dinkes).

Bupati Sidoarjo dan Pelaksana Proyek RSUD Sidoarjo Barat

Pengumuman kebutuhan atau lowongan mungkin disampaikan pekan depan. Kami harus lebih dulu melaporkan hasil pembahasan kebutuhan SDM kepada bupati,” terang Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.

Pegawai dengan status PNS sudah disiapkan. Berdasar ketentuan, mulai bulan depan mereka bekerja. Kebutuhan dokter umum maupun dokter spesialis juga sudah hampir terpenuhi. Tinggal satu posisi yang belum terisi.

Sementara, tenaga harian lepas (THL) bakal mulai bekerja pada awal Maret. Jumlahnya sekitar 119 orang. Anggaran untuk gaji mereka telah tersedia. ”Sudah cukup untuk menggaji selama kurun waktu sembilan bulan. Sebab, mereka mulai bekerja pada bulan ketiga,” jelas Syaf.

Pada bulan tersebut, diharapkan semua tim sudah siap. Termasuk manajemen rumah sakit yang bakal mengelola rumah sakit milik pemerintah di Sidoarjo Barat tersebut. Dengan begitu, dinkes dapat segera menyerahkan alat kesehatan (alkes) yang sudah terbeli. Sekarang alat itu berada di gudang dinkes.

Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.(tengah)

Manajemen nanti yang mengatur penempatan alat-alat tersebut. Kami hanya menyerahkan,” tegas Syaf.

Terkait dengan penyerahan rumah sakit kepada dinkes, prosesnya tidak serta-merta dilakukan dari pihak yang mengerjakan pembangunan. Semua harus melalui tahapan. Pertama adalah penyerahan dari pemborong ke dinas PUBMSDA. Setelah itu baru diserahkan ke Dinas Kesehatan kabupaten Sidoarjo.

Syaf mengungkapkan, warga Sidoarjo berpeluang mendaftar sebagai pegawai di RSUD Krian. Mereka harus mengikuti seleksi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Yang memenuhi kualifikasi dapat diterima. Terutama untuk warga yang berdomisili di wilayah Krian dan Sekitarnya.(Nov/qq).

Berita Terkait

Top