Datangi Lagi Sungai Taman Penuh Enceng Gondok, BHS Apresiasi Petugas Kebersihan


Datangi Lagi Sungai Taman Penuh Enceng Gondok, BHS Apresiasi Petugas Kebersihan

Reporter : N. Suhendra 

 


Redaksi Jatim, Sidoarjo Peduli permasalahan sosial salah satunya penumpukan sampah dan enceng gondok di sekitar aliran sungai, politisi Partai Gerindra Ir. H Bambang Haryo Soekartono merespon cepat keluhan warga soal sungai sekunder penuh dengan sampah dan enceng gondok membuahkan hasil.

Bambang Haryo Soekartono (BHS) bersama tim nya mendapat apresiasi dari masyarakat terkait gerak cepat nya menanggapi problem lingkungan khususnya sungai di Desa Krembangan, Taman, Sidoarjo, Kamis (7/9).

Tokoh masyarakat Desa Krembangan Pratama Yudhiarto mengatakan, sebelumnya memang banyak keluhan dan laporan warga terkait sampah dan enceng gondok yang menumpuk di sungai. Dikhawatirkan hal itu nantinya menjadi penyebab banjir dan sarang penyakit.

“Luar biasa pak Bambang Haryo gerak cepat, tak butuh waktu lama hanya beberapa hari pasca kunjungan pertamanya kesini sungai langsung di bersihkan dan di normalisasi. Ini memang kerap jadi keluhan warga, namun komunikasi dengan pihak pemerintah desa selalu terputus tanpa ada realisasi jadi kita minta tolong pak BHS dan tim nya,” kata Pratama.

Pratama mengakui jika pada tahun 2017 silam rumah warga yang berdekatan dengan sungai sempat terendam banjir, lantaran kondisi rumah lebih rendah daripada bibir sungai itu sendiri. Hal itu menjadi pemicu warga mengeluhkan menumpuknya enceng gondok dan sampah.

“Ya takut kalau terjadi banjir lagi. Alhamdulillah sudah teratasi berkat bantuan Pak Bambang Haryo,” tuturnya.

Senada diungkapkan Ferry Ardianto salah satu warga sekitar. Ia mengaku kaget melihat sosok politisi yang sangat peduli terhadap lingkungan yang menyangkut hajat orang banyak. Apalagi sungai yang berdekatan dengan lingkungan warga.

“Kami sebagai warga sangat berterimakasih atas perhatian beliau. Jarang-jarang ada politisi yang peduli terhadap lingkungan. Sekali lagi terimakasih Pak Bambang Haryo,” ucapnya.

Sementara itu, Bambang Haryo Soekartono mengatakan aksinya kali ini merupakan respon atas keluhan warga Desa Krembangan yang sebelumnya mengeluh bahwa sungai sekunder di wilayah mereka dipenuhi enceng gondok.

“Tentu hal itu manjadi penghambat aliran air dan sampah akan tersangkut dan ditakutkan menimbulkan penyakit. Nah dari keluhan itu saya langsung meninjau dan menghubungi balai besar wilayah sungai brantas (BBWS) untuk melakukan normalisasi dan pembersihan dan Alhamdulillah langsung direspon dan tengah dikerjakan saat ini,” kata Bambang Haryo.

Menurutnya, sungai sekunder ini memiliki peranan penting bagi masyarakat, khususnya kehidupan biota air dan irigasi serta beberapa hal lain yang dapat dimanfaatkan melalui sungai yang bersih.



Tak hanya itu, Bambang Haryo juga meminta pemerintah desa memasifkan sosialisasi dampak dan bahaya membuang sampah di sungai selain itu peran dan kesadaran masyarakat dalam hal itu menjadi yang utama untuk menjaga lingkungan nya sendiri agar tetap bersih.

“Ya memang harus memasifkan sosialisasi dampak dan bahaya membuang sampah di sungai kan sudah ada perdanya. Selain itu warga juga harus sadar atas apa yang dilakukan, tak hanya itu normalisasi sungai juga sangat penting dilakukan untuk antisipasi banjir,” tutupnya. (hen)

Berita Terkait

Top