Gercep BHS Bantu Korban Kebakaran Pertamini di Desa Kedungrejo.


Gercep BHS Bantu Korban Kebakaran Pertamini di Desa Kedungrejo.

Reporter : Rizqi N

 

Redaksi Jatim, Sidoarjo – Politisi Gerindra Bambang Haryo Soekartono bersama tim BHS pedulinya kunjungi pemilik kios Pertamini yang terbakar di Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo, Senin (1/8).

Dalam kunjungannya, Bambang Haryo mengatakan pemerintah daerah harus lebih teliti dalam mengawal usaha masyarakat dari segi peralatan dan keamanan pelaku usaha Pertamini.

“Teliti ini dalam arti bukan mempersulit yah. Namun tetap memperhatikan kelayakan alat nya agar tidak membahayakan, apalagi pelaku usaha Pertamini ini turut serta membantu pendistribusian bahan bakar minyak ke masyarakat,” kata Dewan Pakar Partai Gerindra ini.

Ia juga menegaskan dari dua insiden kios Pertamini yang terbakar di Wilayah Kecamatan Waru, Sidoarjo dapat menjadi atensi Pertamina untuk mempermudah pengisian BBM ke masyarakat dan tidak ada pembatasan untuk BBM bersubsidi.

Selain itu, Bos Dharma Lautan Utama ini juga berharap Pertamina dapat memberikan perhatian lebih terhadap pelaku usaha Pertamini. Meski bukan kemitraan secara resmi, namun pemahaman terkait bagaimana Standard operating procedure (SOP) penjual BBM pada pemilik kios Pertamini sangat dibutuhkan.

“Selain mempermudah masyarakat untuk mendapatkan BBM. Mungkin Pertamina setidaknya turun ke lapangan walaupun bukan kemitraan, sekedar memberikan pemahaman bagi para pemilik kios bagaimana sih SOP penjual BBM itu dan seperti apa penanganannya jika terjadi kebakaran,” harapnya.

Dirinya juga menambahkan proses evakuasi jika terjadi kebakaran kios Pertamini sangat perlu untuk diperhatikan. Mengingat kepadatan penduduk dan api yang cepat menyebar harus menjadi perhatian khusus.

“Proses evakuasi ini sangat perlu diperhatikan karena menyangkut banyak nyawa karena api yang cepat menyebar. Saya sangat mengapresiasi langkah pemadam kebakaran dari pihak swasta kemarin yang turut serta membantu evakuasi kebakar kios Pertamini milik Bapak Fathurrahman ini,” ungkapnya.

Ditegaskan Kepala Desa Tambak Rejo Muhammad Nur Mahmudi dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama para kepala dusun terkait dua insiden terbakarnya kios Pertamini di Waru.

“Dalam waktu dekat kita akan gelar rapat terkait hal ini. Apalagi di sini banyak sekali pelaku usah kios Pertamini,” tegasnya.

Sementara itu, Fathurrahman (70) pemilik kios Pertamini yang sudah melakoni usahanya selama 6 tahun ini mengaku kaget saat mesin Pertamini nya terbakar. Beruntung, ia dengan cepat menyemprot api dengan apar.

“Alhamdulillah saya sempat semprot apinya pakai apar. Dan petugas pemadam kebakaran dari pihak swasta juga cepat datang,” terangnya.

Fathurrahman juga mengungkapkan rasa terimakasihnya atas perhatian Bambang Haryo Soekartono bersama Tim BHS Peduli atas pemberian bantuan terhadapnya.

“Sekali lagi terimakasih atas perhatiannya dan bantuan dari pak BHS,” pungkasnya.(Riz)

Posted in News

Berita Terkait

Top