Menko Perekonomian Apresiasi Peran Muhammadiyah di Masa Pandemi.


Menko Perekonomian Apresiasi Peran Muhammadiyah di Masa Pandemi.

Reporter : Novem S

Redaksi Jatim, SIDOARJO – Serangkaian Kunjungan Kerja di Jawa Timur oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonimian RI, Ir. Airlangga Hartarto diantara nya wilayah Surabaya dan Sidoarjo Didampingi oleh Menteri perindustrian dan Wakil DPR RI dari Fraksi Golkar Adies Kadir.

Di sidoarjo sendiri Menteri lakukan agenda kuliah umum kepada mahasiswa, di universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), kamis (13/1/2021).

Dalam serangkaian agendanya di Surabaya dan Sidoarjo, pihaknya juga menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah baik jajaran kampus maupun rumah sakit atas turut serta berperan aktif melakukan penanganan pandemi Covid-19 selama dua tahun belakangan ini.

Selain itu, Airlangga juga menyampaikan perkembangan ekonomi nasional, sekaligus mensosialisakian program-program pemerintah terkait perkemabngan Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami apresiasi peran Muhammadiyah, dari sebelum Pandemi hingga masa pandemi sampai melandai. Tapi, kita menjaga kenaikan kasus akibat omicron nantinya,” katnaya kepada awak media Kamis (13/1/2021).

“Upaya penanganan pandemi ini terus dilakukan pemerintah. Bapak presiden sedang mencanangkan vaksinasi dosis ketiga gratis untuk seluruh rakyat Indonesia, sejak Selasa (12/1/2021). Dan diketahui, bagi mereka yang sudah menjalani vaksinasi lebih aman daripada yang tidak menjalani. Jadi vaksinasi ini menjadi penting,” terangnya.

Menurut Airlangga, bahwa pandemi memberi dampak bagi perkembangam perekonomian. Ia mencontohkan, dalam kuartal ke-tiga atau sejak masuknya varian delta naik diatas 500 ribu, perekonomain kita yang dulunya 7.07 persen, turun menjadi 3.51 persen.

Oleh itu, pihaknya sangat mengharapkan peran para mahasiswa khususnya, ikut mensosialisasikan program-program pemerintah ditengah menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) guna meningkatkan perekonimian nasional.

“Penanganan covid dan ekonomi berbading terbalik. Dengan adanya program-program strategis pemerintah¬† dalam upaya meningkatkan perekonimian, diharapakan mahasiswa diajak ikut mensosialisasikannya,” ujarnya.

Terlebih, lanjut Airlangga, dengan telah diluncurkannya sertifikasi halal ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa terjun melakukan pendampingan, dan mensosialisasikan sertifikasi halal kepada masyarakat pelaku UMKM.

“Sertifikasi halal ini sangat tepat apabila melibatkan mahasiswa. Melakukan pendampingan serta sosialisasi. Sehingga, mahasiswa bisa langsung KKN di lapangan,” tuturnya.

“Peluang-peluang usaha disampikan juga dalam kuliah umum. Terkait permodalan, maupun incibasi bisnis. Dan biasanya saat menjadi mahasiswa, beberapa sudah bisa menjadi entepreneur. Nah, ini sekaligus mensosialisasi kepada pelaku UMKM terkait sertifikasi halal, program-program strategis pemerintah lainnya,” pingkasnya. (nov/qq)

Berita Terkait

Top