Operasi pasar minyak goreng curah di pasar tradisional diawasi langsung oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri..


Operasi pasar minyak goreng curah di pasar tradisional diawasi langsung oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri.

Reporter : Novem S

 

Redaksi Jatim, Sidoarjo – Untuk menstabilkan harga minyak goreng curah untuk para pedagang di pasar tradisional maka dilakukan operasi pasar minyak goreng curah oleh dinas terkait. Dalam hal ini Disperindag kabupaten Sidoarjo menggandeng PT Mega surya mas selaku produsen minyak goreng, melakukan operasi pasar minyak goreng curang di pasar larangan Sidoarjo ,Selasa(22/2) dan diawasi langsung oleh Dirjen perdagangan.

Nurwan selaku Dirjen perdagangan dalam negeri, Kementerian Perdagangan hadir dalam pemberian minyak goreng murah di pasar larangan Sidoarjo. Pemberian minyak goreng murah itu dilakukan pada Selasa (22/2).

Nurwan yang hadir di Pasar Larangan memantau proses transkaksi minyak yang dijual seharga Rp 10.500 per liter. Minyak curah yang dibawa distributor PT Mega Surya Mas itu satu truk tangki sebanyak 10 ribu liter.

Pedagang asar larangan sudah berjanji tidak menjual minyak goreng dengan harga lebih dari Rp 11.500 per liter. Itu sudah ketentuan pemerintah. Jadi hari ini (22/2) kita bawa dengan harga Rp 11.700 per kilo ini,” kata Nurman.

Dirjen didampingi oleh ir.Tjarda kepala disperindag kab sidoarjo dan Sudy Tan Winata selaku Humas PT Mega surya mas di pasar larangan guna memastikan harga tetap stabil. Sebab harga minyak di pasaran tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah.

”Masalah kelangkaan minyak goreng curah harus dibereskan dengan detail. Karena harga di bawah (pasaran) masih carut marut.

Dengan adanya operasi pasar minyak goreng curah ini diharapkan tidak ada lagi harga diatas standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

untuk mengurai masalah harga minyak mahal itu, stok minyak harus ada. Untuk itu, dia memberikan stok 10 ribu liter minyak curah untuk pasar larangan Sidoarjo yang merupakan salah satu urat nadi perekonomian di wilayah Sidoarjo.

Ir.Tjarda Selaku Kepala Disperindag kabupaten Sidoarjo mengatakan jika ketersediaan minyak goreng di wilayah hukum Sidoarjo mencukupi untuk aktifitas para pedagang tradisional Lantaran disidoarjo sendiri terdapat salah satu Pabrik penghasil minyak goreng tenama.

Sementara itu Humas PT. Megasurya Mas, Sudy Tan Winata yang  turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, jika akan berupaya mengabil peran membantu memenuhi kebutuhan minyak goreng. Sebagai distributor minyak, kehadirannya diharapkan dapat menjawab keluhan baik pedagang maupun konsumen.

“Diberikan harga Rp 12.800 per liternya, itu untuk konsumen. Sedagangkan diberikan harga Rp. 11.700 per liter untuk pedagangnya,” ujarnya.

“Dengan begitu, mata rantainya dapat terus berjalan. Diharapkan pasar-pasar yang dapat kita suplai langsung adalah pedagang, agar tidak terjadi kekosongan stok minyak goreng curah,” pungkasnya.(vem)

Berita Terkait

Top