Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidoarjo Santuni para guru dan murid yang menjadi korban erupsi gunung semeru.


Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidoarjo Santuni para guru dan murid yang menjadi korban erupsi gunung semeru.

Reporter : Novem S

 

Redaksi Jatim, LUMAJANG – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidoarjo untuk para guru dan murid yang menjadi korban erupsi gunung semeru.

Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp. 564.500.000 itu diserahkan secara simbolis oleh Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo Edy Wuryanto, M.Pd, M.M. pada ketua PGRI Kabupaten Lumajang, Kisnanto.

Sumbangan tersebut berasal dari anggota PGRI yang tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam keterangannya, Edy Wuryanto mengatakan, hadir secara langsung ke Kabupaten Lumajang adalah untuk menyerahkan bantuan kepada 82 pendidik dan tenaga kependidikan. Serta 4 peserta didik yang meninggal dunia karena erupsi gunung semeru ini.

“Untuk korban yang meninggal duina, kami serahkan langsung ke ahli waris. Yang keseluruhannya sebesar Rp. 564.500.000,” katanya.

Sedangkan untuk pendidik dan tenaga kependidikan, masih lanjut Edy, dana itu sudah ditransfer dengan nominal yang bervariasi. Dan data ini kami terima dari rekan-rekan PGRI Lumajang yang ada di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo.

“Sebagian dari mereka ini kehilangan tempat tinggal, dan tidak layak huni,” lanjutnya.

Sementara, Ketua PGRI Kabupaten Lumajang, Kisnanto didampingi sekretarisnya mengungkapkan, ada sekitar 3.000 guru dan siswa yang terdampak erupsi gunung semeru ini, bahkan ada yang meninggal dunia.

Amukan gunung tertinggi di pulau jawa itu juga menimbulkan kerugian bagi 124 guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, juga ada 24 gedung sekolah rusak yang terletak di KEcamatan Candipuro dan Pronojiwo mulai dari TK hingga SMA.

PGRI Lumajang sendiri mengaku, bantuan ini juga mengalir dari solidaritas PGRI di Kabupaten dan Provinsi Lainnya hingga mencapai 4 Milyar Rupiah.

“Kami menghimpun dana dari rekan-rekan kurang lebih sekitar 4 Miliyar Rupiah, ini akan kami pertanggung jawabkan kepada Bupati Lumajang, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Kepada PGRI Provinsi Jawa Timur, juga kepada Pengurus Besar PGRI Pusat di Jakarta,” Pungkas Kisnanto.(vem/qq)

Berita Terkait

Top