Rahmat Muhajirin Tawarkan Win Win Solution Untuk Pedagang Pasar Larangan.


Rahmat Muhajirin Tawarkan Win Win Solution Untuk Pedagang Pasar Larangan.

Reporter : N. Suhendra



Redaksi Jatim, Sidoarjo – Pasca adanya ketegangan dalam penataan pedagang pasar larangan Sidoarjo, membuat Anggota DPR RI dari komisi III Rahmat Muhajirin mengundang perwakilan pedagang pasar dari seluruh Sidoarjo, di Rata Bata Resto dalam giat resesnya, Sabtu (25/03).

Disini puluhan Himpunan Pedagang Pasar (HPP) menyampaikan unek uneknya perihal seputar permasalahan pasar didepan politikus partai Gerindra ini.

Salah satunya adalah permasalahan seputar pedagang di pasar larangan Sidoarj, dimana pasca ratusan pedagang pancakan diluar HPP Pasar Larangan menggelar demo di depan gedung Pemkab Sidoarjo dan depan kantor DPRD Sidoarjo.

Para pedagang pancakan ini mengaku menolak rencana relokasi di Pasar Larangan yang dinilai mereka kurang representatif dibandingkan tempat sebelumnya mereka berjualan.

Hal tersebut menuai kepedulian dari anggota DPR RI untuk melakukan serap aspirasi baik dari para pedagang pancakan maupun dengan HPP Pasar Larangan yakni pedagang yang notabene sah dalam berdagang dalam pasar larangan tersebut.

Stelah mendengarkan panjang lebar aspirasi dari para pedagang, Rahmat Muhajirin memberikan solusi atau win win solution bagi pedagang pasar baik yang dalam pasar (HPP) maupun pedagang pancakan.

Not Hasan (kiri) dan H. Rahmat Muhajirin



Ketua HPP Sidoarjo, Not Hasan menyampaikan kepada Rahmat Muhajirin bahwa sebenarnya para pedagang di dalam tidak mempermasalahkan adanya pedagang pancakan yang berjualan di luar pasar. Namun jika nanti direlokasi masuk kedalam pasar larangan maka otomatis mereka harus mengikuti term atau ketentuan yang berlaku seperti halnya yang diterapkan pada anggota HPP Pasar larangan.

“Mereka, pedagang pancakan(red) harus mengurus surat dan ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, terkait hal dan kewajibannya menempati lapak didalam pasar larangan tersebut” ujarnya.

Sementara itu Rahmat Muhajirin menyampaikan di depan awak media bahwa para pedagang ini sama sama menggerakkan ekonomi kerakyatan yang berbasis UMKM dimana saat ini getol getolnya pemerintah pusat minta kepada daerah agar supaya meningkatkan potensi UMKM yang ada di daerah seiring ancaman resepsi dunia yang diakibatkan oleh pernah dagang antara Amerika Serikat dan China kemudian perang antara Rusia dan Ukraina yang membawa dampak multiple efek ke negara negara berkembang seperti Indonesia ini.



Rahmat menembahkan bahwa dirinya memberika jalan win win solution kepada para pedagang ini agar bisa berdagang kembali tanpa harus melakukan tindakan tindakan yang bisa merugikan para pedagang pasar ini sendiri.

Win win solution yang dimaksud adalah duduk bersama baik itu HPP Pasar Larangan dengan Pedagang Pasar pancakan beserta pemerintah daerah Sidoarjo dalam hal ini yang membidangi adalah Disperindag kabupaten Sidoarjo.(Suh).

Berita Terkait

Top