Tebar Ribuan Benih Ikan Lele di P2MKP, Gus Muhdlor Sampaikan Budidaya Lele Jadi Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Pangan Keluarga.


Tebar Ribuan Benih Ikan Lele di P2MKP, Gus Muhdlor Sampaikan Budidaya Lele Jadi Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Swasembada Pangan Keluarga.

Reporter : Novem S

Redaksi Jatim, Sidoarjo – Ditengah ancaman resesi dunia, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor mengajak masyarakat supaya berswasembada pangan. Salah satunya dengan melakukan kegiatan budidaya lele. Dengan begitu ketersediaan pangan yang cukup dalam rumah tangga akan selalu terpenuhi.

Ajakan tersebut disampaikannya saat melakukan tebar benih lima ribu ikan lele per kolam di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Fish Boster Centre di Desa Karanganyar Kecamatan Sedati, Senin, (24/10)

Gus Muhdlor mengatakan resesi dunia semakin mendekat. Ditambah laju perekonomian yang tidak menentu. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memberikan dampak yang cukup luar biasa beratnya. Kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Oleh karenanya Bupati enerjik ini minta supaya budidaya lele dapat menjadi alternatif pemenuhan ketersediaan makanan bergizi dalam rumah tangga.

“Saya minta Dinas Perikanan Sidoarjo tetap mempertahankan lahan perikanan produktifnya di Sidoarjo. Tujuannya agar Sidoarjo mampu mewujudkan swasembada pangan,”sampainya.

Gus Muhdlor bersama ir. Bachruni Aryawan MM, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo Tebar Benih Lele di Kolam Produktif.

Dalam kesempatan kali ini Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP dan Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo Ir. M. Bachruni Aryawan, MM secara simbolis menebarkan benih ikan lele kedalam kolam yang sudah menggunakan metode budidaya modern.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo Ir. M. Bachruni Aryawan, MM mengatakan bahwa yang di tebar kali ini sebanyak lima belas ribu bibit lele di tiga kolam dengan ukuran size 50 dan masa pemeliharaan 40- 50 hari dan diestimasikan angka kelulusan hidupnya mencapai sembilan puluh lima hingga seratus persen.

Bachruni juga menambahkan bahwa saat ini dinas perikanan kabupaten sidoarjo melakukan proyek perubahan instasional, diantaranya :

1. Proyek Perubahan Straprobule Tekbiotiv Boskanrator sangat inovativ utk mengatasi penurunan produksi komuditas lele.

2. Inovasi ini dpt mengatasi beberapa masalah dlm teknologi bioflok saja yaitu dpt menekan pengeluaran pakan, menetralisir kotoran yg ada di dasar kolam, meningkatkan angka kehidupan ( Survival Rate) menjadi 90 persen per unit kolam.

3. Proyek perubahan ini saya dukung utk dikembangkan di wilayah potensi air tawar kab Sidoarjo.

4. Proyek perubahan ini jg dpt memenuhi keseimbangan suply dan demand ikan lele.(Suh).

Berita Terkait

Top