FST Unair Surabaya Monev UMKM Desa Tambak Sawah Hasilnya Naik Signifikan


FST Unair Surabaya Monev UMKM Desa Tambak Sawah Hasilnya Naik Signifikan

Reporter : Novem S

Ketua Kordinator Program Pengembangan Desa Binaan (PPDB) M. Fariz Fadillah Mardianto (kiri)


Redaksi Jatim, Sidoarjo – Pengaruh kemajuan teknologi hingga saat ini sudah terbilang cepat, hampir semua aktivitas masyarakat sudah menggunakan serba digitalisasi. Diantaranya marketplace perdagangan dan ekonomi kreatif, dengan digitalisasi ternyata memiliki manfaat yang sangat luar biasa, utamanya untuk mengembangkan sebuah wisata maupun usaha lokal setempat yang ada di desa.

Merespon kondisi tersebut, tim dosen dan mahasiswa Prodi Statistika Fakultas Sain dan Teknologi (FST) Unair Surabaya, menjalankan program Pengabdian Masyarakat (Pengmas), berusaha meningkatkan perekonomian masyarakat melalui marketplace di wilayah Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru Sidoarjo, pada Minggu (27/8/2023) siang.



Pelaksanaan Pengmas ini dihadiri oleh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo  yakni Kepala Dinas Perijinan BPPM dan perwakilan dari Disperindag Sidoarjo,  Kepala Desa Tambak Sawah dan masyarakat setempat yang bergerak dalam sentra industri kecil dan UMKM. Prosesi pembukaannya dilakukan langsung oleh Ketua Kordinator Program Pengembangan Desa Binaan (PPDB) M. Fariz Fadillah Mardianto.

Kegiatan yang bertemakan ‘Optimalisasi UMKM Melalui Pemetaan Potensi, Pemasaran Digital Dan Perijinan Usaha Produk UMKM Desa Industri Tambak Sawah Untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional Dan Global’.

Sa’idah Zahrotul Jannah, M.Stat sebagai dosen pendamping menjelaskan kalau sedang melakukan monitoring dan evaluasi terkait UMKM yang sudah kami lakukan sebulan sebelumnya telah kami berikan materi digital marketing, hari ini merupakan tindak lanjut dari evaluasinya. Hari ini juga melakukan penilaian terhadap video atau program digital marketing yang telah dibuat oleh para UMKM.

Ia katakan, ternyata para UMKM ini sangat antusias berpartisi, aktif sehingga kami juga memberikan inisiasi kepada mereka sebagai bentuk motivasi dan juga semangat untuk meneruskan program-programnya setelah kegiatan evaluasi ini. “Digital marketing ini, menurut UMKM ternyata bisa meningkatkan, dan minimal produk mereka sudah mulai dikenal ke dunia luar, yang sebelumnya hanya dikenal oleh tetangga dan sekitarnya,” jelas dosen dari Prodi Statistika Fakultas Sain dan Teknologi.

Rudi Setiawan memberikan penilaian produk UMKM Desa Tambak Sawah


Sementara itu, Kepala Dinas Perijinan BPPM Sidoarjo, Rudi Setiawan mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa Unair Surabaya, yang telah membantu mengembangkan teknologi di UMKM Sidoarjo melalui pengabdian masyarakat.

“Jadi tugas kami selaku pihak pemerintah adalah menjelaskan tentang proses legalitas untuk para pelaku wirausaha. Pastinya kegiatan ini juga mempunyai tujuan untuk meningkatkan perekonomian yang ada di Sidoarjo,” ucapnya.

Baik Kepala Desa maupuan Ketua TP PKK Tambak Sawah, Nety Retnoningsih sangat mengapresiasi kegiatan Pengmas yang dilakukan oleh FST Unair Surabaya. “Saya berharap, nanti dapat advantage atau peningkatan bagi masyarakat guna optimalisasi penjualan, baik itu via offline dan online di desa ini. Sehingga desa kita mampu berdaya saing nasional dan global,” tutupnya.(suh)

Berita Terkait

Top