BHS Apresisasi Petani Produktif 2023


BHS Apresisasi Petani Produktif 2023

Reporter : N. Suhendra



Redaksi Jatim, Sidoarjo – Sebagai wujud apresiasi kepada para petani di Sidoarjo, owner BHS Peduli yakni Bapak Ir. H Bambang Haryo Soekartono (BHS) apresiasi sekaligus beri penghargaan untuk sejumlah Petani dan Gapoktan produktif di Sidoarjo.

Pemberian penghargaan yang dihadiri seluruh gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Sidoarjo beserta anggota DPRD dan pihak terkait itu digelar pada Jumat (14/7).

Bambang Haryo mengatakan, petani dengan produktivitas tinggi diharapkan dapat ditingkatkan secara terus menerus, apresiasi itu juga menjadi dorongan semua Gapoktan yang ada di Sidoarjo untuk terpacu dalam melakukan perbaikan di sektor pertanian.

“Semoga apresiasi ini dapat mendorong para petani agar terus meningkatkan produktivitas nya. Tadi juga disampaikan beberapa keluhan dari para Gapoktan, dari sisi pengairan ini akan segera kita perhatikan, disamping itu juga kami mendesak kepada fraksi dan pemerintah untuk segera melakukan perbaikan,” kata Bambang Haryo didepan para petani.

Bambang Haryo menegaskan selain pengairan area persawahan, kabar terkait pemangkasan pupuk bersubsidi juga menjadi sorotan pihaknya. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan dirjen pertanian untuk memastikan hal itu.

“Para petani ini khawatir akan pengurangan pupuk bersubsidi. Hal itu telah kami pastikan melalui Dirjen pertanian, bahwa tidak ada pengurangan. Kami juga meminta Dirjen pertanian untuk mengawal hal tersebut,” ungkap dewan pakar DPP partai Gerindra itu.



Mendengar berbagai macam keluhan petani, anggota DPRD Sidoarjo fraksi Gerindra Bambang Pujianto yang turut hadir mengaku jika pihaknya melalui komisi yang ia bidangi siap untuk mengawal aspirasi para petani.

“Apresiasi dari pak BHS ini tentunya akan kita tindaklanjuti, apalagi banyak hal dan keluhan yang disampaikan para petani tadi,” ujar Bambang Puji.

Pihaknya mengaku dalam waktu dekat melalui rapat Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), fraksi Gerindra akan mengusulkan peningkatan anggaran pertanian di tahun 2024 nanti.

“Paling tidak nanti akan kita alokasikan ke Petani berapa persen melalu APBD agar anggaran sektor pertanian meningkat untuk kesejahteraan para petani,” harapnya.



Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Slamet mengakui jika panen raya petani di Sidoarjo tahun ini peningkatan nya tidak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Memang panen raya tahun ini penghasilan gabah naik tapi sedikit. Jika dibandingkan tahun sebelumnya tentu perbedaannya signifikan,” ungkap Slamet.

Slamet juga menegaskan selain faktor cuaca, naik nya harga pupuk dan minimnya jatah pupuk bersubsidi juga menjadi faktor lain berkurangnya hasil dari panen raya petani di Sidoarjo.(sid)

Berita Terkait

Top