Kampanyekan Makan Gratis Dan Pendidikan Gratis Dari Paslon Presiden Nomer Urut 02, BHS All Out Menangkan Prabowo Gibran


Kampanyekan Makan Gratis Dan Pendidikan Gratis Dari Paslon Presiden Nomer Urut 02, BHS All Out Menangkan Prabowo Gibran

Reporter : N. Suhendra


Redaksi Jatim, Sidoarjo – Dukungan ke Paslon Presiden nomer urut 02 Prabowo-Gibran semakin masif, kali ini Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur kembali turun langsung menyapa masyarakat memaksimalkan proses kampanye pasangan capres cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

TKD Jatim kali ini bersama BHS Peduli yang dikomandoi Caleg DPR RI dapil Jatim 1 Ir. H Bambang Haryo Soekartono itu mengkampanyekan Paslon Prabowo-Gibran, secara khusus bahkan blusukan ke Pasar Desa Sidokerto, Buduran, Sidoarjo, Selasa (26/12).

Didampingi relawan dan caleg daerah partai Gerindra, Bambang Haryo mengkampanyekan program andalan Paslon nomor urut 2 yakni ‘Gerakan Makan Gratis’ yang disambut riuh pengunjung dan pedagang pasar desa Sidokerto.

“Dengan adanya program makan gratis dan pendidikan gratis dari Pak Prabowo dan Mas Gibran, khususnya bagi anak-anak sekolah maka pasar-pasar ini akan menggeliat naik dan ekonomi akan tumbuh lagi. Tentu program itu berdampak kepada masyarakat secara langsung,” kata Bambang Haryo yang juga Dewan Penasihat TKD Jatim.

Dalam blusukannya, Bambang Haryo mengatakan pemerintah perlu memberikan perhatian khusus terkait infrastruktur pasar desa Sidokerto yang dianggap masih kurang layak. Salah satu nya tidak adanya kamar mandi dan lantai pasar.

“Infrastruktur nya dari dulu sampai sekarang masih dalam kondisi darurat. Pemerintah harus lebih memberikan perhatiannya. Nanti akan kami perhatikan untuk toilet atau kamar mandi, nanti kalau CSR nya ada kita akan buatkan,” tegas Bambang Haryo.

Bambang Haryo juga menyoroti fluktuatif nya harga komoditas pangan di pasar tersebut. Perbedaan harga dari beberapa pedagang menjadi keluhan para pembeli. Seperti harga cabai rawit yang perbedaan nya siginifikan antar pedagang.



“Kira-kira komoditas bahan pokok ini harus menjadi perhatian pemerintah yang terpenting pedagang tidak boleh rugi,” imbuhnya.

Dia juga mengajak ibu-ibu untuk masif berbelanja di pasar dalam mendorong tumbuhnya ekonomi runtutan sebagai pemasukan darah dan kesejahteraan rakyat kecil.

Yudhi salah satu pedagang di pasar tersebut mengaku jika infrastruktur tempat ia berdagang memang masih kurang perhatian dari dinas terkait. Apalagi untuk toilet dan kebersihan pasar.

“Saya harap melalui kunjungan pak Bambang Haryo ini pemerintah melalui dinas terkait bisa memberikan perhatian lebih,” katanya mengakhiri.



Dalam kunjungannya ke pasar desa Sidokerto, Dewan Penasihat TKD Jatim dan BHS Peduli mengajak masyarakat untuk makan gratis untuk semua lapisan masyarakat di sekutar pasar tersebut.(suh)

Berita Terkait

Top