Bank Mandiri Santuni Ribuan Anak Yatim dan Duafa di Jatim


Bank Mandiri Santuni Ribuan Anak Yatim dan Duafa di Jatim

Reporter : Rizqi N



Surabaya, Redaksi Jatim.com – Bank Mandiri kembali berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan dengan masyarakat sekitar. Kali ini, Bank Mandiri memberikan bingkisan ramadan kepada 2.750 anak yatim dan duafa, di wilayah Jawa Timur.

Hal itu sebagai bentuk empati dan momen untuk menempa kepekaan sosial karyawan di bulan Ramadan 1445 H. Dalam aksi sosial ini, setiap anak yatim dan duafa menerima santunan dan bingkisan ramadan.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyatakan pemberian santunan akan melibatkan karyawan di Kantor wilayah dan Area, Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) Bank Mandiri.

“Penyaluran ini merupakan bagian dari program santunan Ramadan Bank Mandiri yang dilakukan
secara bertahap oleh seluruh elemen Mandiri di penjuru Indonesia agar santunan ini bisa tepat sasaran dan manfaat,” katanya disela acara, Rabu (27/3).

Dia mengatakan program ini merupakan kegiatan yang sudah dilakukan setiap tahun sebagai konsistensi perseroan dalam berbagi kepada sesama di bulan ramadhan.

CEO Pak Darmawan Junaidi Didampingi Pak Zainudin Amali Sebagai Wakil Komisaris Utama


Regional CEO Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Hendra Wahyudi menambahkan kegiatan ini juga
melibatkan lembaga sosial Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation dan Perusahaan Anak Bank Mandiri.

“Penyaluran bingkisan Ramadan sudah dilakukan secara bertahap sejak pekan kedua Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H pada tanggal 26 Maret 2024 telah dilakukan penyaluran di area Jember, Malang, Kediri dan Gresik dan hari ini 27 Maret 2024 dilakukan penyaluran di Surabaya dan sekitarnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat bagi umat Islam, khususnya kami di Bank Mandiri, untuk mengasah kepekaan dan meningkatkan kepedulian sosial kepada mereka di sekitar kita.

“Harapannya, Mandirian dapat mengambil hikmah dari kegiatan sosial ini dan menerapkannya
dalam kehidupan sehari-hari,” harap Hendra mengakhiri.(riz)

Berita Terkait

Top